Makalah & Karya Tulis

Showing posts with label Karya Tulis. Show all posts

Masjidil Aqsha (di Palestina) sebagai kota suci atau kiblat ritual ibadah shalat selama kurang lebih 10 bulan merupakan bentuk negosias...


Masjidil Aqsha (di Palestina) sebagai kota suci atau kiblat ritual ibadah shalat selama kurang lebih 10 bulan merupakan bentuk negosiasi Rasulullah kepada Bani Israil agar Bani Israil mengakui bahwa Muhammad adalah Rasulullah dan supaya mereka (Bani Israil) mengikuti ajaran Nabi Muhammad yaitu Islam. Dalam perjalanannya Bani Israil tetap kukuh pada pendirianya dengan tidak mengakui Nabi Muhammad adalah Nabi Akhir zaman yang di utus oleh Allah, dikarenakan Muhammad terlahir dari bani Hasyim suku Quraisy bukan terlahir dari bani Israil.


Selama 10 bulan Rasulullah Shalat menghadap ke masjidil Aqsha, selama itu pula Rasulullah selalu menengadahkan mukaNya ke langit, pengharapan sekaligus doa agar ia dapat beribadah kembali di (menghadap) Masjidil Haram/ Ka'bah tempat ritual ibadah Nabi Ibrahim yang lebih Ia (Muhammad) sukai.

Sumber Daya Manusia Sumber daya manusia (SDM) merupakan kemampuan yang dimiliki setiap manusia yang terdiri dari daya pikir dan daya ...


Sumber Daya Manusia
Sumber daya manusia (SDM) merupakan kemampuan yang dimiliki setiap manusia yang terdiri dari daya pikir dan daya fisik setiap manusia. Tegasnya kemampuan manusia ditentukan oleh daya pikir dan daya fisiknya. SDM atau manusia menjadi unsur pertama dan utama dalam setiap aktivitas yang dilakukannya, peralatan yang handal/canggih tanpa peran aktif manusia tidak akan berarti apa-apa.
Sumber daya manusia juga merupakan kemampuan terpadu dari daya pikir dan daya fisik yang dimiliki setiap individu. Perilaku dan sifatnya ditentukan oleh keturunan dan lingkungannya. Sedangkan prestasi kerjanya dimotivasi oleh keinginan untuk memenuhi kepuasannya.
Daya pikir adalah kecerdasan yang dibawa sejak lahir (modal dasar). Sedangkan kecakapan diperoleh dari usaha (belajar dan pelatihan). Tolok ukur kecerdasan adalah Intelegence Quotient (IQ). Sedangkan daya fisik dimaksudkan sebagai kekuatan dan ketahanan seseorang untuk melakukan pekerjaan yang berat serta dalam proses yang lama, maupun kemampuannya menghadapi serangan penyakit. Daya fisik sangat penting yang merupakan penentu bagi seseorang untuk dapat mencapai ekspektasinya.

Pembangunan Nasional
Penduduk merupakan modal pembangunan nasional yang dapat dikategorikan menjadi lima kategori yaitu:
1.      Manusia sebagai konsumen
Yaitu manusia atau penduduk yang melakukan aktivitas pembelian terhadap barang hasil produksi, sehingga terciptanya proses jua beli yang sering disebut pasar. Bagaimanapun manusia adalah subyek untuk membangun dan mengembangkan kegiatan pasar tersebut.

2.      Manusia sebagai tenaga kerja
Pada hakikatnya manusia akan selalu bergerak dan mencari penghidupan untuk mempertahankan hidupnya. Sebab itu manusia akan bekerja demi menghasilkan keuntungan untuk dirinya ataupun kelompoknya. Dalam hal ini manusia sebagai tenaga kerja adalah manusia yang melakukan aktivitas untuk kepentingan organisasi atau lembaga untuk memperoleh keuntungan.

3.      Manusia yang memiliki pengetahuan
Faktor pengetahuan dalam pribadi seseorang sangatlah penting untuk kelanjutan pembangunan, dalam hal ini bahwa manusia yang memiliki pengetahuan akan mampu merencanakan pembangunan. Di samping itu dapat pula mengaplikasikan apa yang direncanakan dan dirancangnya sehingga terciptanya proses pembangunan yang berdasarkan pada pengetahuan (bukan spekulasi) khususnya dalam bidang pembangunan. 
Pelaksanaan pembangunan nasional sejatinya tidak selalu berjalan mulus, maka dari itu manusia yang memiliki pengetahuan akan mengevaluasi terhadap proses pembangunan agar hasil dan tujuannya menjadi sempurna.

4.      Manusia yang memiliki keterampilan/skill
Telah dikemukakan sebelumnya bahwa manusia yang memiliki pengetahuan mempunyai sumbangsih dan kontribusi terhadap pembangunan, namun hal itu juga perlu didukung dengan adanya keterampilan dan skill. Dengan begitu maka proses pembangunan akan menjadi lebih inovatif dan kreatif serta dapat melancarkan bahkan mempercepat proses pembangunan tersebut

5.      Semangat kerja dan mental
Dalam proses pembangunan semangat dan mental sangatlah penting bagi kelangsungan proses pembangunan tersebut. Ketika dalam proses pembangunan terjadi hal di luar perencanaan, maka mental sangat dibutuhkan untuk menopang kelangsungan kerja organisasi. Begitu pun dengan semangat kerja. Pekerjaan akan terlaksana dengan cepat apabila ada semangat dari setiap individu.


Pada tahun akademik 2009-2010 IAIN Fakultas Dakwah membuka konsentrasi Manajemen Haji dan Umroh. Tujuan jurusan ini untuk menciptak...


Pada tahun akademik 2009-2010 IAIN Fakultas Dakwah membuka konsentrasi Manajemen Haji dan Umroh. Tujuan jurusan ini untuk menciptakan pengurus haji yang akademis dan memperbaiki lemahnyamanajemen yang tidak efektif yang menjadi problem Haji dan Umroh Indonesia.
Ternyata bukan tanpa alasan konsentrasi Manajemen Haji dan Umroh (MHU) didirikan. Ada maksud baik dari UIN membuka konsentrasi ini. Tapi apa yang terjadi setelah empat tahun dibukanya Konsentrasi MHU?
Konsentrasi MHU yang sering di sanjung-sanjung oleh mahasiswanya ini mengalami ketidakjelasan, pada tahun 2013 ini tepat empat tahun MHU dibuka Konsentrasi ini dileburkan tanpa rasionalisasi dan sosialisasi yang jelas. Ini membuktikan ada sesuatu di tingkat birokrat kampus . entah pesanan atau bukan tapi ketidak jelasan ini yang menjadi alasan saya menulis catatan ini.
Sebagai mahasiswa kita sama-sama mempunyai tanggung jawab sebagai agent of control,setidaknya kita memiliki Tri Dharma Perguruan Tinggi Pendidikan, Penelitian, Pengabdian.Jelas bahwa ini adalah tugas seorang mahasiswa. Tapi sejatinya pergerakan mahasiswa tidak bisa direnggut zaman begitu saja yang melengahkan individu mahasiswa.  Apatisnya zaman menjadikan mahasiswa autis yang lebih senang dengan suapan-suapan elit birokratis yang mengenyangkan perut mereka.
Perlu kita sama-sama ingat, konsentrasi kita dibentuk bukan tanpa alasan seperti yang dikemukakan diatas. Bobroknya kepengurusan haji Indonesia menjadi langkah awal berdirinya konsentrasi ini. Kenakalan-kenakalan para kapitalis menyebabkan ini bobroknya bangsa. Konsentrasi kita didirikan untuk meluruskan ini semua.
Peleburan Konsentrasi MHU perlu dipertanyakan, padahal tinggal selangkah lagi kita akan mendapatkan pejuang-pejuang bangsa berjuang untuk membangun dan menyelamatkan bangsa dari kebobrokan, tinggal selangkah lagi tapi mengapa harus sudah dilebur tanpa rasionalisasi yang jelas.
Aku percaya masih ada cahaya-cahaya ketuhanan dalam diri kita semua, untuk menegakan keadilan. Keadilan atas konsentrasi kita, kita bukan anak tiri yang kemudian dititpkan dan tidak dianggap.
Kita adalah generasi bangsa, penerus perjuangan sang pendiri bangsa, perjuangan Soekarno dan Hatta untuk merebut negara dan memerdekakan republik ini tidak semudah membalikan telapak tangan, akan tetapi melalui proses perdebatan intelektualitas kedua pejuang kita ini, haruskah kita merdeka dengan kebodohan? Atau bangsa/rakyat pintar tapi terjajah?
Hal ini sudah terjawab “KITA TERDIDIK TAPI TERJAJAH”  masih ada waktu dan kesempatan kawan, bagiku tidak ada kata lain selain perkataan Wiji Thukul yang tertuang dalam bait syairnya “ Akhir-akhir ini hanya ada satu kata “LAWAN”
Ciputat 03 Juni 2013

MUHAMMADIYAH- berawal dari sebuah keglisahan seorang pegawai keraton di Yogyakarta, Muhammad Dharwis terhadap Islam. Pada saat Itu i...


MUHAMMADIYAH- berawal dari sebuah keglisahan seorang pegawai keraton di Yogyakarta, Muhammad Dharwis terhadap Islam. Pada saat Itu islam memang sudah berkembag di Indonesia sejak abad ke-12 Hijriah, islam mulai berkembang di tanah Nusantara, hingga kepelosok tanah Jawa.
Pada saat itu memang sudah berkembang di tanah jawa, tapi dalam pelaksanaan ibadahnya muslim pada saat itu masih bercampur-aduk dengan bentuk-bentuk kemusyrikan ataupun kekufuran. Atas dasar itu Muhammad Dharwis ingin mengembalikan ajaran Islam kaum muslimin pada dasar pedoman ajaran Islam yaitu Al-Qur’an dan As-sunnah. Atas dasar itu Muhammad Dharwis mencoba mencari kebenaran dengan menuntut Ilmu ke timur tegah sekaligus perjalannya dalam melaksanakan ibadah Haji di Tanah Suci, Makkah guna mendalami ajaran Islam. Banyak pengetahuan yang dia dapat terutama dalam bidang agama.
Sepulangnya Muhammad Dharwis dari studinya di Timur Tengah, dia memang benar-benar ingin mengabdikan dirinya untuk Islam. Mulai dari perubahan namanya menjadi Ahmad Dahlan sampai dakwah dan pengajaran-pengajarannya yang memang bercorak modernis tetapi Islamis. Walaupun pada mulanya ajaran yang dia sampaikan ditolak oleh orang-orang disekitarnya, namun semangat pembaharuan dan pemurnian aqidahnya tak pernah terpatahkan.
Dengan berlandaskan Al-Qur’an surat Al-Imron ayat 104:

`ä3tFø9ur öNä3YÏiB ×p¨Bé& tbqããôtƒ n<Î) ÎŽösƒø:$# tbrããBù'tƒur Å$rã÷èpRùQ$$Î/ tböqyg÷Ztƒur Ç`tã ̍s3YßJø9$# 4 y7Í´¯»s9'ré&ur ãNèd šcqßsÎ=øÿßJø9$#

Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar, merekalah orang-orang yang beruntung.”

Dengan berlandaskan ayat diatas, pada 18 November 1912 yang bertepatan dengan 8 Dzulhijjah 1330, KH Ahmad Dahlan mendirikan sebuah organisasi gerakan dakwah yang bertujuan kepada pemurnian aqidah sesuai Al-Qur’an dan As-sunnah. Untuk senantiasa menyeru manusia khususnya umat muslim disekitar Kauman Yogyakarta, utuk melakukan kebajikan dan kebaikan ataupun utuk beribadah haya kepada Allah SWT. Dan mencegah dari segala bentuk kemunkaran khususnya kesyirikan, bid’ah, takhayul dan Khurofat yang menjadi penyakit masyarakat islam pada saat itu.
 Dia mengusung nama Muhammadiyah sebagai organisasi gerakan dakwahnya tersebut. Kata ataupun terma Muhammadiyah diambil dari nama Nabi Muhammad SAW, yang berarti pegikut Nabi Muhammad, yang bermaksud untuk menisbahkan atau  menghubungkan dengan ajaran dan jejak perjuangan Nabi Muhammad. Yang bersumber pada Al-Qur’an dan As-Sunnah. Dengan nama itu pula dia bermaksud untuk menjelaskan bahwa pendukung organisasi itu ialah umat Muhammad, dan asasnya adalah ajaran Nabi Muhammad SAW, yaitu Islam. Dan tujuannya ialah memahami dan melaksanakan agama Islam sebagai yang memang ajaran yang serta dicontohkan oleh Nabi Muhammad saw, agar supaya dapat menjalani kehidupan dunia sepanjang koridor-koridor agama Islam. Dengan demikian ajaran Islam yang suci dan benar itu dapat memberi nafas bagi kemajuan umat Islam dan bangsa Indonesia pada umumnya. Sebagimana sabda Rasulullah yang artinya:
“Sesungguhnya telah kutinggalkan kepada kalian dua perkara, kalian tidak akan tersesat apabila memegang teguh (berpedoman) atas keduanya, yaitu Kitabullah dan Sunnah Rasulullah.”
Yang menjadi tujuan utamanya sebagai pemurniaan ajaran islam, dalam bidang Tauhid, K.H Ahmad Dahlan  ingin membersihkan aqidah Islam dari segala macam syirik, dalam bidang ibadah, membersihkan cara-cara ibadah dari bid’ah, dalam bidang mumalah, membersihkan kepercayaan dari khurafat, serta dalam bidang pemahaman terhadap ajaran Islam. Sedangkan dalam langkah pembaruan yang bersifat modernis ialah dalam merintis pendidikan modern yang memadukan pelajaran agama dan umum.